Puput Wulandari
A1D117019
ROO1 Semester 3
Materi 1
Materi 1
Keterampilan Berbahasa
PGSD FKIP Universitas Jambi
Materi
1
Hakikat
Keterampilan Berbahasa

1.
Pengertian dan Manfaat Keterampilan
Berbahasa
Keterampilan
berbahasa adalah kemampuan dan kecakapan menggunakan bahasa yang meliputi mendengar, menyimak, berbicara,
membaca dan menulis. Keterampilan berbahasa di bagi menjadi dua yaitu lisan dan
tulis. Lisan meliputi menyimak dan berbicara, sedangkan keterampilan berbahasa
tulis meliputi membaca dan menulis.
2.
Manfaat Keterampilan Berbahasa
Keterampilan
berbahasa bermanfaat dalam melakukan interaksi komunikasi dalam masyarakat.
Banyak profesi dalam kehidupan
bermasyarakat yang keberhasilannya bergantung pada bahasa yang dimilikinya
seperti guru, menejer, jaksa, dan lain-lain.
3.
Aspek-Aspek Keterampilan Berbahasa
·
Menyimak
Menyimaka
adalah suatu proses kegiatan yang mencangkup mendengarkan bunyi bahasa,
mengidentifikasi, menginterprestasi, menilai dan mereaksi makna yang terkandung
di dalamnya.
·
Berbicara
Berbicara
merupakan keterampilan menyampaikan pesan melalui bahasa lisan.
·
Membaca
Membaca
merupakan melihat sambil melisankan suatu tulisan dengan tujuan ingin
mengetahui isinya.
·
Menulis
Menulis merupakan keterampilan yang
aktif produktif. Menulis merupakan melukiskan gambar-gambar grafi yang
menggambarkan suatu bahasa sehingga gt lain dapat membaca lambang-lambang
tersebut.
4.
Keterkaitan Antar Aspek Bahasa
a)
Hubungan Membaca dengan Menyimak
Dawson
dalam Tarigan(1994:3) menjelaskan hubungan antara berbicara dan mendengarkan
seperti berikut ini:
·
Ujuaran biasanya dipelajari melalui
proses mendengarkan dan proses meniru.
·
Ujaran seseorang mencerminkan pemakaian
bahasa di lingkungan keluarga dan masyarakat tempatnya hidup, misalnya dalam
penggunaan intonasi dan pola-pola kalimat.
·
Upaya yang dilakukan untuk meningkatkan
kemampuan mendengarkan berarti pula membantu meningkatkan kualitas berbicara.
·
Bunyi rama yang didengar merupakan
faktor penting yang berpengaruh pada kemampuan berbicara seseorang (terutama
anak-anak).
b)
Hubungan Menyimak dengan Membaca
Terdapat
korelasi yang ti nggi antara kemampuan mendengarkan dan membaca pada
kelas-kelas relatif tinggi. Apabila terdapat peningkatan pada kemampuan yang
satu, maka akan diikuti dengan peningkatan pada kemampuan yang lain (Tarigan
1994:5)
c)
Hubungan Antara Membaca dengan Menulis
Kemampuan
membaca penting sekali bagi proses menulis(Wray, 1994:96-97). Dalam kegiatan
membaca pemahaman atau membaca, terutama dalam membaca pemahaman atau membaca
untuk kepentingan studi , sering kali kita harus menulis catatan, bagan,
rangkuman dan komentar mengenai isi nbacaan guna untuk menunjang pemahaman
terhadap isi bacaan.
d)
Hubungan Antara Menulis dan Berbicara
Subyakto-Nababan
(1993:153) dan Tarigan (1994-10) menjelaskan bahwa baik berbicara maupun
menulis merupakan kegiatan berbahasa yang bersifat produktif.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar