Puput Wulandari
A1D117019
ROO1 Semester 3
Keterampilan Berbahasa
PGSD FKIP Universitas Jambi
Materi
2
Hakikat
Keterampilan Menyimak

1.
Konsep
Dasar Menyimak
Tarigan (1987:28) mengatakan bahwa
menyimak merupakan suatu proses , yaitu mendengarkan lambang-lambang lisan
dengan penuh perhatian. Pemahaman apresiasi, serta interprestasi untuk
memperoleh informasi menangkap isi atau pesan serata memahami makna komunikasi
yang telah di sampaikan oleh pembicara melalui ujaran atau bahasa lain.
2.
Kaitan
Menyimak dengan Keterampilan Berbahasa Lain
Ø Menyimak
dengan Berbicara
Menyimak dan berbicara memiliki kaitan
yang sangat erat. Ketika seseorang menyimak harus ada bahan yang dimilki yaitu
pembicaraan. Sebaliknya, jika seseorang berbicara, dia sangat mengharapkan ada
seseorang yang menyimak. Apabila tidak, maka dia tidak akan mau melakukan
kegiatan berbicara
Ø Menyimak
dan Membaca
Menyimak dan membaca memiliki persamaan
dalam sifat, yaitu sama-sama bersifat reseptif atau menerima secara aktif.
Bedanya , menyimak bersumber pada bahasa lisan , sedangkan membaca bersumber
pada bahasa tulis.
Ø Menyimak
dan Menulis
Menyimak dan menulis memang dua
keterampilan berbahasa yang memiliki sifat yang berbeda. Menyimak bersifat
aktif reseptif, sedangkan menulis bersifat produktif.
3.
Menyimak
Sebagai Proses
Adapun tahap-tahap menyimak menyimak
yaitu:
a. Tahap
mendengar
b. Tahap
memahami
c. Tahap
menginterprestasikan
d. Tahap
mengevaluasi
4.
Jenis-Jenis
Menyimak
a. Menyimak
Berdasarkan Tujuan
·
Menyimak untuk belajar
·
Menyimak berdasarkan hiburan
·
Menyimak untuk menilai
·
Menyimak untuk mengapresiasikan
·
Menyimak untuk memecahkan masalah
b. Menyimak
berdasarkan Intensitas
1. Menyimak
Ekstensif
Menyimak
ekstensif terdiri dari menyimak sekunder, menyimak pasif, dan menyimak estetis
2. Menyimak
Intensif
Menyimak
intensif terdiri dari menyimak kritis, menyimak konsruaktif dan menyimak
kreatif
Tidak ada komentar:
Posting Komentar